Menu

Propolis Tepis Kanker Serviks

Kamis, Agustus 27th 2015.

moment-propolis-braziliant

Rutin konsumsi propolis selama 3 bulan Yani Wulandari terbebas dari kanker serviks.

Hasil pap smear—tes untuk mendeteksi kelainan pada serviks atau leher rahim—pada Juli 2012 di sebuah rumahsakit di Yogyakarta itu bagai godam yang menghantam dada Yani Wulandari. Ia meyakinkan diri bahwa apa yang dialaminya hanya mimpi. Sayangnya, hasil tes meneguhkan Yani mengidap kanker serviks. Sel kanker itu datang dengan isyarat flek seperti gumpalan darah di luar jadwal haid dan rasa nyeri pada perut bagian bawah.

Ibu 1 anak itu mengabaikan flek yang kerap muncul saat ia merasa keletihan selama 5 bulan terakhir. “Saya pikir itu hanya darah sisa haid,” ujarnya. Untuk menghilangkan sel kanker di serviks Yani, dokter menyarankannya untuk menjalani operasi pengangkatan rahim.

Kemoterapi
Jiwa Yani pun terguncang mendengar vonis yang dijatuhkan. Ia mencoba menguatkan diri agar dapat menghadapinya dengan tenang. Yani pun menjalani operasi pengambilan jaringan tubuh (biopsi). Hasil biopsi menyatakan perempuan yang gemar mengonsumsi goreng-gorengan itu harus menjalani kemoterapi dan terapi penyinaran (radiasi). Perempuan 45 tahun itu sempat ketakutan. betapa menderitanya. Demi kesembuhan, Yani menyingkirkan semua kekhawatirannya.

Selama 6 bulan Yani menjalani 6 kali kemoterapi dan 35 kali penyinaran. Saban 2 hari Yani di sinar sementara kemoterapi dilakukan setiap 1 bulan sekali. Setiap kemoterapi ia harus menginap 2 malam di rumahsakit. Sebab, kemoterapi menghabiskan waktu lebih dari 10 jam. Efek terapi itu membuat Yani mudah letih, lesu, diare, dan nafsu makannya berkurang. “Dalam sehari saya bisa 10—20 kali buang air besar,” katanya.

Yani pun tidak dapat beraktivitas seperti biasanya. Setelah terapi memang flek darah tidak pernah muncul lagi. Namun, hasil tes yang dilakukan sepekan pascakemoterapi terakhir menunjukkan sel kanker masih bersarang di leher rahim Yani. Padahal, ia sudah menghabiskan puluhan juta rupiah untuk kemoterapi dan penyinaran. Gara-gara terapi.

Beragam vitamin diresepkan dokter demi menjaga stamina Yani. Penggemar kuliner itu terpaksa melupakan makan-makanan enak yang biasa dikonsumsi. “Saya hanya diizinkan mengonsumsi buah dan sayur. Itupun hanya jenis-jenis tertentu saja,” kata Yani. Tak ingin berpangku tangan Yani pun mencari pengobatan tradisional. Secercah titik terang muncul saat sang kakak, Joko Sunyoto, mengenalkan propolis padanya.

Propolis
Perempuan yang sudah bekerja menjadi staf di rumahsakit selama lebih dari 20 tahun itu pun mencoba membeli 6 botol propolis berukuran 6 ml untuk sebulan pemakaian. Dosisnya 7 tetes propolis yang dicampur dalam segelas air putih. Setelah diaduk rata warna air berubah menjadi bening kehijauan. Pada pekan pertama Yani hanya meminum 3 kali sehari. Atas saran seorang rekan ia kemudian meminumnya setiap 3—4 jam sekali.

Sepekan pascakonsumsi Yani merasa tubuhnya sangat bugar. Merasa senang dengan perkembangan yang terjadi, pada Oktober 2013 ia pun memeriksakan diri ke rumahsakit. Sebuah kabar gembira yang tak disangka-sangka keluar dari tes yang dilakukannya. “Dokter menyatakan serviks saya sudah terbebas dari sel kanker,” kenang Yani.

Perbedaan nano propolis dan propolis biasa saat dilarutkan di air

Serviks atau leher rahim adalah bagian rahim yang terletak di bawah vagina. Menurut dr Paulus W Halim, Med Chir, dokter sekaligus herbalis di Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, “Kanker serviks sulit diditeksi secara dini,” ujarnya. Hal itu disebabkan sel kanker butuh waktu lama untuk berkembang, 10—20 tahun. Alumnus Universitas Degli Studi Padova, Italia, itu pun menyatakan pasien kanker serviks yang datang padanya umumnya sudah fase stadium lanjut. “Pasien kanker leher rahim stadium lanjut memang biasanya mengalami pendarahan pada vagina,” kata Paulus.

Akibat pasien tidak menyadari, maka angka kematian karena kanker serviks cukup tinggi. Berdasarkan Sistem Informasi Rumahsakit (SIRS), Kementerian Kesehatan Indonesia, pada 2013 jumlah pasien rawat inap akibat kanker serviks menduduki posisi ke-2 setelah kanker payudara dengan jumlah 5.439 orang atau 12,8%. Survei Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2013 pun menggambarkan prevalensi kanker serviks di Indonesia mencapai 1,4 per 1.000 orang.

Keampuhan propolis menumpas sel kanker lantaran kandungan senyawa flavonoid yang terkandung bersifat antioksidan. Menurut Sadyawisman, presiden direktur PT Rhizoma, produsen nano propolis asal Brazil, senyawa aktif pada propolis juga bersifat antimikrob, antibakteri, anticendawan, dan antivirus sehingga bermanfaat untuk mengatasi beragam penyakit. “Propolis nano seukuran 12 nanomenter efektif gempur sel kanker,” katanya. Ukurannya yang sangat kecil membuat nano propolis menyerasng sel kanker hingga ke intinya. Dengan sifat itulah propolis menumpas kanker serviks yang diderita Yani. (Rizky Fadhilah)

Kanker Serviks

539_ 88

Serviks atau leher rahim adalah bagian rahim yang terletak dibawah vagina. Pada stadium awal tidak banyak terlihat perubahan maupun ukuran pada sel leher rahim yang terinfeksi Virus HPV (Human Papilloma Virus). Lama—kelamaan sel itu menjalar dan menggantikan sel normal pada permukaan leher rahim dan berkembang menjadi kanker. Itu sebabnya kanker serviks sulit dideteksi secara dini.***

Produk terbaru

Rp 40.000 50.000
Order Sekarang » SMS : 081280943720
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCream Gamat Valleza
Harga Rp 40.000 50.000
Anda HematRp 10.000 (20.00%)
Lihat Detail
Rp 40.000 50.000
Order Sekarang » SMS : 081280943720
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCream Temulawak Valleza Plus Aloevera
Harga Rp 40.000 50.000
Anda HematRp 10.000 (20.00%)
Lihat Detail
Rp 40.000 50.000
Order Sekarang » SMS : 081280943720
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCream Malam Valleza aloevera plus lemon
Harga Rp 40.000 50.000
Anda HematRp 10.000 (20.00%)
Lihat Detail
Rp 40.000 50.000
Order Sekarang » SMS : 081280943720
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCream Siang Valezza Aloevera Plus Lemon
Harga Rp 40.000 50.000
Anda HematRp 10.000 (20.00%)
Lihat Detail
Rp 60.000 100.000
Order Sekarang » SMS : 081280943720
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barangmadu hitam pahit gholiban 500 gram
Harga Rp 60.000 100.000
Anda HematRp 40.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 081280943720
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMadu Hitam Pahit Gholiban 1 Kg
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 40.000 55.000
Order Sekarang » SMS : 081280943720
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTalbinah Al Khodry 400 Gram
Harga Rp 40.000 55.000
Anda HematRp 15.000 (27.27%)
Lihat Detail
Rp 75.000 85.000
Order Sekarang » SMS : 081280943720
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barangherbal Peluruh batu ginjal Walchi
Harga Rp 75.000 85.000
Anda HematRp 10.000 (11.76%)
Lihat Detail