Menu

Mengkudu Melawan Sawan (Epilepsi)

Minggu, Juni 14th 2015.

mengkudu-260x300

Sebanyak 50-juta penduduk dunia menderita epilepsi. Obatnya ada di pekarangan.

Menurut survei Badan Kesehatan Dunia sebagian besar pengidap epilepsi di negara berkembang. Dokter spesialis saraf, dr Irawaty Hawari,  SpS, mengatakan bahwa angka kejadian epilepsi masih tinggi terutama di negara berkembang. Dari banyak studi menunjukkan bahwa rata-rata prevalensi epilepsi aktif 8,2 per 1.000 penduduk.

dr Irawaty Hawari SpS < MengkuduDi Indonesia, dari 237,6—juta penduduk, diperkirakan jumlah penyandang epilepsi sekitar 1,1—8,8—juta. Prevalensi pada bayi dan anak-anak cukup tinggi, menurun pada usia dewasa muda dan pertengahan, meningkat lagi pada kelompok usia lanjut. Penyakit itu menyerang berbagai golongan tak pandang bulu, kaya-miskin, tua-muda, bisa sewaktu- waktu terserang penyakit itu.

Beragam

Di Indonesia, pengidap epilepsi atau sawan masih mendapat stigma negatif dalam pandangan masyarakat. “Masyarakat masih menganggap epilepsi adalah penyakit keturunan, kesurupan, dan menular hingga penderitanya acap kali merasa malu mengobati penyakitnya,” tutur wakil ketua umum Yayasan Epilepsi Indonesia, Fajar Setyanto.

Irawaty menjelaskan bahwa  epilepsi terjadi akibat aktivitas listrik abnormal di otak. Manifestasinya berupa serangan-serangan kejang atau bentuk lain seperti perubahan tingkah laku, perubahan kesadaran, dan perubahan-perubahan lain yang hilang timbul, baik yang terasa atau terlihat. “Otak kita terdiri dari sekitar seratus miliar sel-sel saraf yang disebut neuron, mereka membawa sinyal ke seluruh bagian otak dan antara otak ke bagian-bagian lain dari tubuh,” kata ketua Yayasan Epilepsi Indonesia itu.

“Masing-masing neuron menghasilkan sinyal listrik, yang kemudian disebarkan oleh neurotransmitter dalam bentuk sinyal penghantar listrik,” kata Irawati. Gangguan listrik di otak disebabkan antara lain oleh kerusakan jaringan misalnya tumor otak, cedera kepala, atau akibat gejala sisa dari suatu penyakit seperti infeksi otak (meningitis dan encephalitis), gangguan pembuluh darah otak (stroke), cacat lahir, kelainan genetika, serta sekitar 30% tidak diketahui penyebabnya

Bentuk serangan dapat berbeda-beda karena tergantung pada fungsi otak yang terganggu. Masyarakat umumnya mengetahui bahwa serangan epilepsi berbentuk kejang disertai mulut berbusa. Padahal, selain kejang-kejang, manifestasi serangan juga dapat berupa hilang kesadaran sesaat (bengong), tiba-tiba menjatuhkan atau melempar benda yang dipegang, atau terjadi perubahan perilaku yang tiba-tiba, sehingga keluarga mengira sedang kesurupan.

Jasa mengkudu

Salah satu upaya untuk mengatasi epilepsi adalah konsumsi mengkudu. Peneliti dari  Sekolah Farmasi C.L.Baid Metha, Tamilnadu, India, Muralidharan, pada 2010 menguji khasiat ekstrak buah mengkudu untuk mencegah kejang epilepsi. Ia membagi tikus  percobaan menjadi empat kelompok masing-masing terdiri atas 6 ekor. Pada kelompok III dan IV,  Muralidharan memberikan ekstrak buah mengkudu  dengan dosis 200 mg dan 400 mg per kg bobot tubuh. Lama pemberian 15 hari.

Setelah 15 hari, tikus-tikus disengat listrik agar kejang dengan menggunakan alat elektro convulso. Arus listrik bolak-balik digunakan dengan kuat arus  berkisar antara 60—150  Hz. Hasilnya, ekstrak mengkudu terbukti berpengaruh signifikan dalam mengurangi waktu kejang pada kelompok percobaan.

Selain itu ekstrak mengkudu juga mengurangi gejala kejang pada epilepsi. Itu karena adanya peningkatan peranan serotonin. Menurut Irawaty serotonin mengatur emosi. Jika kadar serotonin berkurang, maka akan menimbulkan depresi. Depresi merupakan salah satu faktor pemicu kejang pada penderita epilepsi.

Di dalam otak, hormon serotonin berperan sebagai neurotransmitter yang memberi efek kenyamanan, penghantar sinyal saran, dan prekursor hormon melatonin. Serotonin dan melatonin membantu beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas, siklus produksi sel telur, rasa lapar, dan perilaku seksual.

Salah satu  zat  yang mampu merangsang asupan serotonin sebagai neurotransmitter dalam otak ialah skopoletin. Skopoletin menurut Dr Harrison dari DC.General  Hospital, Amerika Serikat, sebagaimana dikutip dari “Khasiat Mengkudu Berdasarkan Hasil Riset“ karya Bangun AP pada tahun 2002, dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak.

Salah satu sumber skopoletin alami adalah buah mengkudu Morinda citrifolia. Periset dari Universitas Andalas, Yufrialdi, menyebutkan bahwa buah anggota famili Rubiacae itu mengandung skopoletin. Yufrialdi memperoleh 16,5 mg senyawa skopoletin berupa serbuk putih dan tidak berbau dan titik leleh  173—175oC hasil isolasi 5 kg buah mengkudu segar. Sama dengan penyakit kronis lainnya menurut Irawty epilepsi juga penyakit yang dapat diobati dan dikendalikan. Dengan demikian mereka dapat selayaknya orang normal dengan penanganan yang cepat, tepat, dan benar akan meningkatkan kualitas hidup orang penderita epilepsi. (Nurul Aldha Mauliddina Siregar)

Pencarian Masuk:

Produk terbaru

Rp 65.000 100.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCream Penumbuh Rambut jenggot dan kumis – Cream Macho
Harga Rp 65.000 100.000
Anda HematRp 35.000 (35.00%)
Lihat Detail
Rp 50.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangManjakani 7 in 1 Sejak 1996 atasi berbagai masalah kewanitaan
Harga Rp 50.000 150.000
Anda HematRp 100.000 (66.67%)
Lihat Detail
Rp 15.000 25.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSabun Zaitun Olive Oil Fayolla
Harga Rp 15.000 25.000
Anda HematRp 10.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 15.000 25.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSabun Sereh Plus Sulfur Fayolla
Harga Rp 15.000 25.000
Anda HematRp 10.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 15.000 25.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSabun Beras Fayolla – Rice Soap Body Soap
Harga Rp 15.000 25.000
Anda HematRp 10.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 15.000 25.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSabun Susu Kambing Fayolla
Harga Rp 15.000 25.000
Anda HematRp 10.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKapsul Extrack Bawang Hitam Garlicmaxs
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 80.000 100.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMadu Pasak Bumi Plus Tribulus
Harga Rp 80.000 100.000
Anda HematRp 20.000 (20.00%)
Lihat Detail