Menu

Adas Mengatasi Perut Kembung | adas atasi masalah perut kembung

Sabtu, Juli 9th 2016.

Belakangan dilaporkan, adas juga terbukti memperbaiki fungsi hati

Dulu, Raniyya (31 tahun), karyawati swasta di Jakarta, lebih suka mengonsumsi obat-obatan antasida setiap kali merasa perutnya kembung, mual, atau sebah. Saat tubuhnya mulai terasa meriang, sakit kepala, hidung terasa tersumbat, atau batuk, ia juga langsung menenggak parasetamol, obat-obatan pelega sistem pernapasan, dan pengencer dahak pabrikan.

“Tapi sejak kenal biji adas, nggak lagi,” cetusnya. Jika sewaktu-waktu keluhannya muncul, Raniyya mengaku tinggal lari ke dapur, menyeduh biji adas dengan air panas, lalu menyecap airnya hangat-hangat, seperti minum teh. “Dalam waktu singkat, biasanya keluhan langsung hilang. Tubuh juga terasa hangat dan jauh lebih nyaman,” tambahnya.

Sejak ribuan tahun yang lalu, biji adas dipercaya mampu meringankan bermacam-macam gejala penyakit. Mulai dari gangguan yang sepele seperti mual, sebah, kembung, maag, diare, dan batuk, hingga yang agak berat seperti asma, mencegah kegemukan, menstabilkan tekanan darah, dan mengatasi kencing batu. Seiring berjalannya waktu, bukti ilmiahnya terungkap satu per satu.

Ada dua jenis

Tanaman bernama Latin Foeniculum vulgare ini aslinya dari kawasan Eropa Selatan dan Mediterania. Adas merupakan salah satu dari sembilan tanaman obat utama bagi orang Anglo Saxon — negara-negara maritim kepulauan di Eropa antara lain Belanda, Inggris, Jerman — dan sudah dibudidayakan sejak zaman prasejarah. Beberapa sumber mencatat, awalnya, adas sering ditanam di biara-biara. Seiring berjalannya waktu, tanaman tersebut menyebar ke berbagai penjuru dunia dan banyak ditanam di Argentina, Cina, India, Indonesia, serta Jepang.

Di negara-negara Barat, adas populer dengan nama fennel. Konon, fennel berasal dari bahasa Inggris Kuno fenol. Kata tersebut diadaptasi dari bahasa Latin fenum, artinya rumput. Tidak jelas mengapa adas dihubungkan dengan rumput. Sebagian orang berpendapat, itu karena adas memang sejenis rumput. Namun ada yang menilai, adas disebut demikian karena bentuk daunnya yang kurus, mirip penampilan rumput pada umumnya.

Sementara di Indonesia, nama-nama daerah untuk adas sering dilekati bahasa yang artinya manis, seperti manih (Minangkabau), atau pedas, seperti das pedas (Aceh dan Melayu). Sebagian orang mengaku bingung dengan istilah ini.

Berdasarkan Farmakope Eropa, acuan ilmiah tentang bahan alam, adas memang digolongkan menjadi dua jenis, yakni adas pedas (atau sering juga disebut adas pahit) dan adas manis. Menurut Dr Nizmawardini Yaman, anggota Perhimpunan Dokter Pemerhati Kesehatan Timur (PDPKT) di Jakarta, yang mendalami herba, keduanya dibedakan berdasarkan kandungan minyak asiri dan aroma yang terkandung di dalamnya. “Adas pedas mengandung minyak asiri lebih banyak, namun kurang aromatik. Sementara adas manis, minyak asirinya lebih sedikit, namun aromanya lebih harum,” ujarnya.

Seluruh bagian tanaman bermanfaat

Baik adas pedas maupun manis, keduanya sama-sama dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Di kawasan India, Italia, Jerman, Mediterania, dan Pakistan, tanaman adas -– sebagai bahan tunggal atau bersama sayuran lain — diolah menjadi berbagai jenis masakan.

Daun adas kerap dipadukan dengan ikan, dicampur dengan mayones, menjadi bahan kaldu dalam aneka sup, atau disajikan bersama sayuran lain dalam bentuk salad. Bonggol dan batangnya diiris tipis-tipis, dicampurkan ke dalam berbagai olahan makanan, seperti salad, kari, dan risotto. Di Lebanon, daunnya dimasak menjadi ijjeh, semacam omelet. Sedangkan biji adas yang sudah dipanggang dikonsumsi sebagai mukhwas, pencuci mulut sekaligus pengharum napas.

2 foto adas herba min

Di Indonesia, adas lebih identik dengan bijinya. “Kami biasa memanfaatkannya untuk menyedapkan citarasa masakan, mulai dari lauk pauk hingga kue. Tapi kalau bonggol dan daunnya, hmm… melihatnya pun saya belum pernah,” tutur Fahriza Ulfia (29 tahun), ibu muda di Semarang. Hal senada juga diakui Mita Soehendro (42 tahun), karyawati di Jakarta. “Tanaman adas baru saya jumpai satu kali dengan nama fennel di labelnya, dijual di supermarket yang menyediakan sayuran impor,” tuturnya.

Jika di sini manfaat adas sebagai bahan makanan belum terlalu populer, khasiatnya sebagai obat sudah dikenal secara turun-temurun. Akarnya yang direbus, digunakan untuk obat batuk (pelancar dahak). Bijinya dimanfaatkan untuk merangsang produksi ASI, melancarkan haid, dan mengatasi gejala menopause. Obat-obatan herbal Cina juga menggunakan adas untuk membantu pengobatan kolik, hernia, dan peradangan di sepanjang saluran pencernaan.

Minyak esensial yang dihasilkan dari sulingan biji adas yang sudah matang dan kering juga dimanfaatkan untuk beragam tujuan. Ada yang langsung dimanfaatkan begitu saja sebagai obat sakit gigi, dicampur lagi dengan minyak kelapa menjadi minyak gosok untuk mengobati gigitan serangga, dicampur minyak kelapa dan kayu putih menjadi minyak telon, diteteskan pada air panas kemudian dihirup uapnya untuk melegakan pernapasan. Belakangan dilaporkan, pada penelitian yang dilakukan pada tikus, minyak adas terbukti efektif memperbaiki fungsi liver.

Senyawa berkhasiat

Khasiat adas tidak terlepas dari senyawa aktif yang terdapat di dalamnya, berupa minyak asiri, asam organik, anetol, anisaldehid, chavicol, flavonoid, fenkon, polifenol, dan masih banyak lagi.  Konon, dari sejumlah senyawa tadi, anetol adalah jagoannya.

Karena kandungannya tersebut, adas memiliki efek farmakologis sebagai anticacing, antiperadangan, antibakteri, antikejang, pereda rasa nyeri (analgesik), melancarkan kentut (karminatif), melancarkan buang air besar (laksatif), melancarkan pembuangan air seni (diuretik), mengencerkan dahak (ekspektoran),  melancarkan peredaran darah, dan meningkatkan stamina. Efek farmakologis inilah yang dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai macam gejala penyakit, terutama yang muncul pada musim pancaroba seperti radang tenggorokan, demam, diare, kolik, kembung, juga batuk.

Sementara kandungan fitoestrogen – senyawa tanaman yang sifatnya menyerupai hormon estrogen – dimanfaatkan untuk membantu mengatasi kasus yang muncul akibat kurangnya hormon estrogen, seperti haid yang kurang lancar dan gejala menopause. Meskipun penelitian ilmiahnya belum banyak, namun karena efektivitasnya sudah terbukti secara empiris, manfaatnya cukup diakui.

3 foto adas herba

Yang kontroversial adalah khasiat adas sebagai pelancar ASI. Anne P. Mark, dalam bukunya yang berjudul The Complete Idiot’s Guide to Breastfeeding, mengatakan, belum ada penelitian yang mampu menunjukkan efektivitas adas terhadap produksi ASI. Bahwa fitoestrogen dalam adas dapat merangsang pertumbuhan jaringan payudara, sehingga payudara tampak lebih besar, itu memang benar. Namun bukan berarti membesarnya payudara tersebut bisa diasumsikan sama dengan meningkatnya produksi ASI.

Sebaliknya, justru ditemukan satu laporan bahwa konsumsi adas pada saat menyusui diduga menyebabkan keracunan saraf pada bayi baru lahir. Laporan tersebut ditulis oleh Rosti dan kawan-kawannya dalam publikasi berjudul “Toxic Effects of A Herbal Tea” yang dimuat dalam jurnal Acta Paediatric, Juni 1994 lalu.

Beberapa sumber mencatat, adas sebaiknya tidak diberikan pada penderita alergi terhadap wortel, seledri, penderita epilepsy, dan anak di bawah umur. Penggunaan adas disarankan bukan untuk jangka waktu lama karena dapat menimbulkan efek samping, di antaranya membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Alasannya memang belum jelas. Namun mengingat herba juga mengandung senyawa kimia, rasanya wajar jika adas tetap harus dimanfaatkan secara bijak. Untuk mengatasi kasus ringan yang sering dihadapi sehari-hari, adas mungkin bisa diandalkan. Namun jika dalam beberapa hari gejala tidak berubah atau bahkan memburuk, konsultasikan dengan dokter. Barangkali, memang ada kondisi khusus yang memerlukan penanganan lebih lanjut. (N)

Air Adas
Ramu, simpan di wadah, gunakan sewaktu-waktu untuk meredakan batuk, menghangatkan tenggorokan, mengatasi kembung, atau menyegarkan tubuh.

Bahan :
2 ml minyak adas
4 g kapur sirih
1000 ml air suling atau air mineral

Cara membuat:
Campur minyak adas dengan kapur sirih. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan encer. Saring hingga diperoleh beningannya. Tambahkan air suling hingga menjadi 1 liter. Masukkan ke dalam botol kaca, tutup rapat. Jika diperlukan, ambil 1 sdm air adas, masukkan ke dalam ½ gelas air, aduk rata, minum sekaligus. (N)
Sumber: King American Dispensatory.

http://www.nirmala.co/herba/693-adas

adas-obati-kembung

Produk terbaru

Rp 65.000 100.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCream Penumbuh Rambut jenggot dan kumis – Cream Macho
Harga Rp 65.000 100.000
Anda HematRp 35.000 (35.00%)
Lihat Detail
Rp 50.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangManjakani 7 in 1 Sejak 1996 atasi berbagai masalah kewanitaan
Harga Rp 50.000 150.000
Anda HematRp 100.000 (66.67%)
Lihat Detail
Rp 15.000 25.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSabun Zaitun Olive Oil Fayolla
Harga Rp 15.000 25.000
Anda HematRp 10.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 15.000 25.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSabun Sereh Plus Sulfur Fayolla
Harga Rp 15.000 25.000
Anda HematRp 10.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 15.000 25.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSabun Beras Fayolla – Rice Soap Body Soap
Harga Rp 15.000 25.000
Anda HematRp 10.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 15.000 25.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSabun Susu Kambing Fayolla
Harga Rp 15.000 25.000
Anda HematRp 10.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKapsul Extrack Bawang Hitam Garlicmaxs
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 80.000 100.000
Order Sekarang » SMS : 081901389456
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMadu Pasak Bumi Plus Tribulus
Harga Rp 80.000 100.000
Anda HematRp 20.000 (20.00%)
Lihat Detail